Lebah kecil.
Madu luar biasa.

Lebah klanceng hidup berdampingan dengan manusia — tidak menyengat, tidak rewel. Punya kebun? Punya bunga?
Sudah saatnya punya kotak lebah.

Mulai dari sini →

Selamat datang di
Sanctuary of the Klanceng Bee

Tempat untuk mengenal lebah yang paling diabaikan di Indonesia — dan yang paling menarik.

Lebah klanceng tidak menyengat. Ukurannya sepertiga lebah madu, dan bisa hidup di kotak kayu di sudut balkonmu.

Madunya lain. Lebih asam, lebih gelap — dan ada sesuatu di dalamnya yang tidak ada di madu biasa.

Indonesia punya lebih dari 40 spesies lebah tak bersengat. Salah satu pusat terbesar di dunia. Hampir tidak ada yang tahu.

Satu kotak di Jakarta. Dari sana muncul pertanyaan yang jawabannya ada di jurnal ilmiah.

25 studi, ditulis dengan bahasa manusia.

Pilih jalur di bawah untuk mulai

Lebah yang Tumbuh di Kota Kita

Mereka ada di halaman rumahmu. Kamu belum pernah memperhatikannya.

Kalau kamu pernah melihat lebah kecil — jauh lebih kecil dari lebah madu biasa — menyisir bunga di halaman rumah, kemungkinan besar itu lebah klanceng. Bukan lebah yang tersesat. Seekor forager yang sedang bekerja, membawa nektar atau pollen kembali ke sarang yang mungkin ada di tembok tetangga, di batang pohon di ujung gang, atau di kotak kayu di balkon rumah sebelah.

Klanceng tidak punya sengat. Bukan karena jinak — mereka memang tidak punya sengat sama sekali. Ukuran tubuhnya 3–4 mm, kira-kira sepertiga lebah madu. Sarangnya muat di rongga kayu kecil, di celah tembok, di bambu. Mereka sudah ada di sini sebelum gedung-gedung itu berdiri.

Yang paling mengejutkan bukan ukurannya. Tapi madunya.

Madu klanceng rasanya asam — lebih asam dari madu apapun yang pernah kamu coba. Warnanya gelap, hampir seperti kecap tipis. Dan di dalamnya: antioksidan (polyphenols) tertinggi dari semua jenis madu Indonesia yang pernah diuji, senyawa propolis yang baru mulai dipelajari peneliti, enzim-enzim yang masih terus diteliti. Bukan madu kelas dua. Madu dengan karakter yang berbeda — dan dalam banyak hal lebih kaya.

Tidak ada tempat di dunia yang punya lebih banyak jenis stingless bee — lebah tak bersengat — dari Asia Tenggara, dan Indonesia ada di pusatnya. Di Eropa tidak ada satu spesies pun. Di sini ada lebih dari 40. Sebagian besar orang Indonesia tidak tahu ini.

Tapi tempat hidup mereka sedang menyempit. Pohon tua ditebang. Fogging nyamuk membunuh forager tanpa pandang bulu. Hampir tidak ada yang menghitung berapa koloni liar yang tersisa. Kita tidak tahu seberapa parah kondisinya — dan itu sendiri sudah jadi masalah.

Sanctuary ini dibangun dari 25 studi ilmiah, ditulis untuk siapa saja yang mau tahu lebih dalam tentang lebah yang paling sering diabaikan di halaman rumah kita.